Tuesday, October 18, 2016

Matrikulasi IIP : Nice HomeWork #1


Tulisan ini dibuat dalam rangka Nice HomeWork #1 Kelas Matrikulasi Institut Ibu Profesional.


Intro sedikit kenapa saya ikut Program Matrikulasi Institut Ibu Profesional. Program Matrikulasi ini diadakan agar para ibu dan calon ibu memiliki kesamaan kompetensi ilmu-ilmu dasar bagaimana menjalankan peran sebagai perempuan, sebagai istri dan sebagai ibu dengan sungguh-sungguh serta bisa memahami kultur komunitas. Karena itu saya mengikuti program ini sebagai salah satu bentuk ikhtiar saya untuk meng-upgrade ilmu agar saya bisa menjalankan peran saya dengan baik.



Materi pertama yang dibahas mengenai Adab Menuntut Ilmu. Setelah pembahasan dan diskusi singkat dengan teteh fasil dan teman-teman yang lain ternyata banyak hal yang belum saya ketahui mengenai adab dalam menuntut ilmu. Selama ini yang saya tahu adalah ketika saya melakukan atau mempelajari sesuatu selama menurut pemahaman saya itu benar dan tidak melanggar etika maka saya lakukan atau pelajari. Tapi ternyata dalam proses menuntut ilmu pun ada adab yang harus kita pelajari terlebih dahulu. Syukron teteh-teteh untuk sharing nya :)


Pertama, adab itu apa sih?

  • Adab adalah kehalusan dan kebaikan budi pekerti; kesopanan; akhlak ( Kamus Besar Bahasa Indonesia )
  • Adab adalah norma atau aturan mengenai sopan santun yang didasarkan atas aturan agama, terutama Agama Islam ( wikipedia )
Kalau boleh saya simpulkan berarti adab itu lebih ke norma atau aturan terkait kesopanan atau sopan santun. Adab bisa diterapkan dalam berbagai hal atau aspek kehidupan. Dan sepemahaman saya ketika terjadi pelanggaran terhadab adab ini maka yang berlaku hanyalah sanksi normatif. IMHO.

Kenapa perlu adab dalam menuntut ilmu?

Ilmu adalah prasyarat diterima nya sebuah amal. Tentunya kita tidak ingin amalan yang sudah kita lakukan tidak diterima Allah karena kita tidak melakukan amal tersebut berdasar kepada ilmu. Dan adab ini kita perlukan ketika kita menuntut ilmu sebagai pedoman kita dalam proses menuntut ilmu tersebut. Jadi kalau saya urutkan adalah :
Adab  - Ilmu - Amal 
Lalu jika saya ditanya, jurusan ilmu apa yang akan saya tekuni  di universitas kehidupan ini?

Maka dengan lantang saya jawab, BANYAK ! hehehe... Karena saya adalah typical orang yang selalu ingin belajar banyak hal sekaligus dan terkadang tidak sabaran mempelajari hal-hal baru. Tapi sekarang saya sadari bahwa hal itu ternyata kurang baik. Kenapa kurang baik? karena saya jadi tidak benar-benar fokus pada apa yang sedang saya pelajari pada saat itu. Maka dari itu, saya memutuskan saat ini fokus saya adalah mempelajari bidang Pendidikan Anak berdasarkan pedoman hidup saya yaitu Al-Qur'an dan Hadist.


Kenapa saya ingin menekuni ilmu ini?


Saya ingin menunaikan kewajiban saya sebagai seorang Ibu dengan memberikan hak anak saya untuk mendapatkan pengajaran yang baik untuk bekal hidupnya kelak. Alasan terkuatnya adalah, saya ingin melihat Al-Qur'an dan Hadist tercermin dalam perilakunya sehari-hari.


Dan strateginya adalaahhhh ....


Seperti orang yang mau berperang, tentu kita harus menyiapkan strategi untuk memenangkan peperangan. Betul tidak? Betul yaa... hehehe...


Dan strategi yang saya susun untuk mempelajari kajian ilmu di bidang Pendidikan Anak based on Al-Qur'an Hadist adalah:

  • Mencari Guru yang Tepat
Yak betul, hal yang pertama harus dilakukan adalah mencari Guru yang tepat. Guru yang amanah yang bisa dipercaya, dan mumpuni ilmunya.
  • Pelajari Kajian Ini Dari Berbagai Sumber
Ketika saya mempelajari suatu bidang kajian ilmu, biasanya saya mengumpulkan beberapa referensi baik dari buku atau dari sumber lain yang relevan.
  • Diskusi Dengan Para Pencari Ilmu Lain
Kadang kita merasa ilmu yang kita dapatkan sudah cukup banyak, namun selalu ada hal yang kita tidak tahu dan orang lain tahu. Diskusi bisa menjadi salah satu jalan bertukarnya ilmu :)
  • Buatlah Resume nya!
Ini yang paling penting, dari sekian banyak hal yang telah dipelajari. Saya mewajibkan diri saya untuk selalu membuat resume dari apa yang saya dapat berdasarkan versi saya sendiri. Jadi dari situ terukur tingkat pemahaman saya untuk di evaluasi lagi selanjutnya. 
  • Terapkan Apa yang Sudah Dipelajari !
Inti dari semua pembelajaran yang saya pelajari tujuan nya adalah untuk pendidikan anak. Kuncinya hanya satu, dengan menerapkan nya dalam kehidupan sehari-hari. 

Lalu bagaimana strategi penerapan ilmu tersebut untuk anak? 
  • Belajar Sebelum Mengajarkan 
Sebelum mengajarkan sesuatu hal kepada anak, tentu kita harus sudah paham betul mengenai apa yang akan kita ajarkan kepada anak. 
  • Role Model Itu Penting!
Anak harus mempunyai "Sosok" yang bisa menjadi panutan. Dan orangtua harus bisa menjadi contoh yang baik untuk anak.
  • Sometimes, Practice Are Better Than Theory
Ini berlaku untuk hal-hal tertentu yang memang anak akan lebih mudah untuk mempelajari nya dengan mempraktekan nya langsung.
  • Consistency
Bukankah Allah lebih mencintai amalan yang kontinu walaupun itu sedikit?

Perubahan Apa yang didapat ?

Semakin saya tahu, semakin saya tidak tahu. Ya, semakin banyak saya mempelajari sesuatu hal semakin saya menyadari banyak sekali ketidaktahuan saya. Berkaitan dengan materi kali ini, ada ilmu lagi yang saya dapatkan, bahwa mencari ilmu pun ada adab nya ada norma nya. Saya harus lebih berhati-hati sebelum menerima ilmu. Apakah ilmu itu valid atau tidak? Bisa dipertanggungjawabkan atau tidak? Bermanfaat atau tidak? Terlebih lagi jika ingin menyebarkannya, bagaimana adab kita terhadap sumber ilmu? 


Semoga ilmu yang didapat kali ini barokah dan menjadi amal baik. Amiin :)



"Belajar adalah proses kontinuitas, lakukanlah dengan cara yang baik"
-kireyhikari-






2 comments:

  1. "Scripta manent verba volant"-
    -yang tertulis akan tetap mengabadi, yang terucap akan berlalu bersama angin.-
    Menulis Journal adalah salah satu cara untuk menyimpan ingatan kita yang sering kali lupa bahkan seperti debu yang terbawa angin.
    maka tulisan ini adalah ikatan yang kuat agar ilmu tak lepas.
    ditunggu tulisan yang lainnya Bu Yani.

    Selamat berkarya,

    ReplyDelete