Friday, November 25, 2016

Matrikulasi IIP : Nice Homework #6


HEY, AKU MANAJER HANDAL WANNA BE !

Siapa disini yang berprofesi sebagai seorang manajer? Sebenarnya masing-masing dari kita itu manajer, betul kan? manajer untuk diri kita sendiri. 
Banyak sekali cabang ilmu manajemen, tapi kali ini pembahasan nya mengenai manajemen rumah tangga. Bagaimana menjadi manajer keluarga handal. Ilmu-ilmu yang terkait dengan manajemen rumah tangga diantaranya manajemen waktu. Bagaimana selama ini kita mengatur waktu? terutama untuk para ibu sang manajer rumah tangga. Ibu Septi bilang, bahwa waktu seorang ibu secara umum terbagi dalam 3 ( tiga ) poin. 
  • Rutinitas
  • Pengembangan anak dan keluarga
  • Pengembangan diri

Kalau saya runut terlebih dahulu waktu saya, mulai dari :

3 Aktifitas yang paling penting
  1. Beribadah, selalu berusaha mengoptimalkan dan menjaga ibadah wajib serta menambahkan ibadah sunah. 
  2. Keluarga, setiap waktu yang dihabiskan dengan aktifitas bersama keluarga.
  3. Me time, untuk saya tentunya menghabiskan waktu untuk membaca buku. 
3 Aktifitas yang paling  TIDAK penting menurut saya
  1. Nonton sinetron! kalau drakor mah masih boleh lah ya 😂
  2. Ngegosip sama tetangga is BIG NO. Saya jarang banget nongkrong diluar rumah hanya untuk ngobrol ngalor-ngidul dengan tetangga. 
  3. Berselancar engga jelas di socmed. 
Saya berpikir bahwa waktu saya terjebak di rutinitas harian. Rutinitas harian saya disini adalah pekerjaan dan urusan domestik. Sehingga waktu saya untuk dua poin lain nya berkurang. Disini saya dituntut untuk lebih bisa memanage waktu. Selama ini saya tidak pernah menerapkan cut off time. Semua aktifitas harian saya sangat fleksibel dan tergantung pada suasana hati 😀 *ini jangan dicontoh ya*
Jadi selama ini manajerial time saya memang masih acak-acakan. karena saya tidak menerapkan cut off time untuk setiap aktifitas harian saya. Saya hanya menentukan dalam sehari itu aktifitas apa saja yang akan saya lakukan. Pernah saya membuat jadwal harian saya dengan "saklek" dan ternyata saya tidak patuh dengan jadwal yang saya buat karena saya merasa kaku terutama ketika ada aktifitas diluar yang sudah saya jadwalkan sebelumnya. Engga istiqomah banget ya *hiks*

Materi kali ini sangat memacu saya untuk memulai kembali menata waktu saya yang banyak terbuang untuk hal-hal yang percuma. Ibu Septi menyarankan untuk mengumpulkan semua aktifitas rutin dalam satu waktu, berikan "kandang waktu" dan patuhi cut off time yang kita tetapkan.

Oke, mari kita coba membuat jadwal harian lagi.

Daily
3.00 am - 4.30 am : Qiyamul lail, tilawah, solat subuh.
4.30 am - 7.00 am : pekerjaan domestik.
7.00 am - 7.30 am : Mandiin Aro
7.30 am - 9.00 am : Breakfast + Nemenin Aro main
9.00 am - 11.40 am : work/waktu dinamis 
11.40 am - 12.00 pm : Dzuhur time
12.00 pm - 1.00 pm : Lunch
1.00 pm - 3.00 pm : work/waktu dinamis
3.00 pm - 3.30 pm : Ashar time
3.30 pm - 5.00 pm : work/waktu dinamis
5.00 pm - 5.30 pm : Mandiin Aro
5.30 pm - 6.00 pm : Mandi
6.00 pm - 6.30 pm : Magrib
6.30 pm - 7.00 pm : Dinner
7.00 pm - 7.30 pm : Isya + Tilawah
7.30 pm - 8.30 pm : playing time with Aro
8.30 pm - 9.00 pm : Bacain buku cerita+Boboin Aro
9.00 pm - 10.00 pm : Me time
10.00 pm - 3.00 am : Sleeping time

*trial untuk satu minggu kedepan.

Tips dari Ibu Septi untuk menyusun kegiatan harian, dibagi menjadi 4 kuadran :
  1. Kuadran I, Penting dan Mendesak
  2. Kuadran II, Penting namun Tidak Mendesak
  3. Kuadran III, Mendesak namun Tidak Penting
  4. Kuadran IV, Tidak Penting dan Tidak Mendesak
Ada sebuah video bagus tentang analogi important things:

Semoga bermanfaat.

-kireyhikari-



No comments:

Post a Comment