Top Social

Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Akan Membawa Si Kecil Ke Dokter Anak

January 23, 2017

Bulan ini masih musim penghujan atau sudah masuk kemarau ya? Atau pancaroba? Biasanya ibu-ibu ( termasuk saya ) suka galau kalau musim pancaroba, kenapa? Karena biasa nya si kecil rentan terkena penyakit. Demam, flu, batuk, dan penyakit-penyakit langganan lainnya.

Kali ini saya mau berbagi pengalaman ketika membawa Aro ke dokter anak. Dulu sebelum usia Aro menginjak satu tahun, hampir setiap bulan langganan ke dokter anak. Stress banget deh pokoknya kalau anak udah sakit apalagi hampir tiap bulan bolak-balik ke dokter anak. Tapi dari situasi seperti itu saya jadi punya banyak pengalaman ke dokter anak.

Kapan sih harus ke dokter anak?

Dari pengalaman saya sebelumnya, biasanya saya ke dokter anak kalau:

🌻 Demam
Biasanya saya bawa Aro ke dsa ( Dokter Spesialis Anak ) kalau udah demam diatas 37.5dercel selama 3 hari berturut-turut setelah pemberian paracetamol sebagai pertolongan pertama sambil mencari tahu sumber penyebab demamnya tersebut. Kecuali kalau kejang disertai demam ya, sebaiknya langsung ke dsa aja.

🌻 Diare
Penyebab diare biasanya dari makanan yang tercemar bakteri, dulu Aro pernah waktu memasuki usia Mpasi sehari bisa pup sampai 6x disertai demam. Karena panik jadi langsung saya bawa ke dokter. Kapan harus ke dokter kalau anak diare? Kalau anak pup sehari lebih dari 3x, dan terlihat tanda dehidrasi pada anak. 

🌻 Batuk Berulang 
Batuk pilek berulang setiap bulan sebaiknya cek dokter ya!

🌻 Alergi
Anak sering diare, atau batuk di pagi/malam hari, nafas berat/grok-grok sebaiknya cek dokter untuk memastikan apakah anak ada bakat alergi atau tidak. Untuk orang-tua dengan riwayat alergi biasanya anak juga ada kemungkinan alergi. Alergi bisa bermanifestasi ke kulit, pencernaan bahkan saluran pernafasan. jadi, kalau anak ada kemungkinan alergi kita harus extra pengawasan terhadap pencetus alerginya.

4 penyakit diatas yang biasanya jadi langganan anak apalagi yang usianya masih dibawah satu tahun. 

Apa aja yang perlu diperhatikan ketika akan ke dokter anak?

🌳 Pilih Dokter Anak yang Pro RUM
Di bandung Alhamdulillah banyak dokter yang Pro RUM ( Rational Use of Medicine ) jadi dokter hanya memberikan obat sesuai kebutuhan pasien. Sebelum memutuskan akan ke dokter A atau B sebaiknya mencari rekomendasi dulu tentang dokter yang akan dikunjungi. Dari pengalaman saya sebelumnya, beda dokter bahkan bisa beda diagnosa loh! Dokter yang komunikatif dalam menyampaikan informasi tentang pasien. Engga harus ditanya dulu baru jawab, hehe.. 

🌳 Ada yang mendampingi
Untuk yang anaknya masih bayi atau toddler, saya tidak menyarankan ke dokter anak sendirian. Pengalaman saya ketika membawa Aro ke dokter anak sendirian, repot! ketika pemeriksaan selesai dan dokter hendak menyampaikan diagnosa saya jadi engga fokus karena Aro yang cranky. Sayang banget kan udah mahal-mahal ke dokter engga bisa konsultasi dulu ke dokternya *emak-emak perhitungan* LOL

🌳 Engga Ngantri
Dokter yang udah senior biasanya antriannya panjaaaangg banget bahkan pendaftarannya bisa harus sehari sebelumnya. Kasian kan kalau anak lagi sakit harus nunggu lama pula. Kelebihan dokter senior itu dari jam terbang ketika nanganin anak, dan diagnosa nya biasanya tepat secara  udah nanganin banyak pasien :D

🌳Bisa dihubungi 
Saya selalu meminta nomor kontak dsa Aro atau minimal nomor kontak asistennya. Ini berguna banget karena kadang ada hal-hal yang terlewatkan ketika konsultasi atau ketika sakit anak tak kunjung membaik saya selalu konsultasi dulu via sms atau whatsapp.

Berikut beberapa DSA di Bandung yang pernah saya kunjungi
1. Munazar Surya Candra, dr., Sp.A ( Kelly )
2. Prof. Dr. Dadang S.H. Effendi, dr.,Sp.A ( K )
3. Ahmedz Widiasta, dr., Sp.A.M.Kes
4. Muda Isa Arianta, dr.,Sp.A
5. dr. Nurrachim Sp.A
6. Mira Haryanti Hartadi, dr.,Sp.A.M.Kes
7. Prof. Dr. Alex Chairulfatah, dr.,Sp.A 

Banyak juga ternyata πŸ˜€ 

Masih bingung mau ke dokter anak? Share yuk pengalaman ke dokter anak disini ...

4 comments on "Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Akan Membawa Si Kecil Ke Dokter Anak"
  1. Bismillah. ikut nyimak.. Pengalaman ke dokter anak daerah Cimahi. Kaget ternyata obatnya sampai 280 ribuan dan berderet 5 botol yang harus dihabiskan. Anak yang awalnya dikira hanya batuk pilek katanya punya gejala asma. Speechless.
    Anehnya, setelah saya selesai periksa, dokternya langsung berangkat lagi terburu-buru.
    Nuhun sharingnya teteh, salam kenal. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kita sebagai pasien juga harus bisa jadi smart consumer ya teh, saya juga mengalaminya ketika anak usia 6 bulan harus mengkonsumsi berbagai jenis obat yang ternyata setelah ikhtiar mencari second opinion ternyata diagnosa nya salah :( sedih, dan kecewa tentunya.. Jadi pelajaran untuk saya untuk lebih berhati-hati memberikan obat ke anak.

      Salam kenal, teh wilda terimakasih sudah berkunjung kesini :)

      Delete
  2. Dari 7 dokter diatas, yang paling enak dan ampuh untuk batuk pilek yang mana bun?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halloo Fornis,

      banyak yang bilang dokter kelly itu selalu tokcer kalau ngasih obat. Tapi dari pengalaman saya ketika anak batuk pilek itu sama saja kalau untuk obat. karena dokter pasti akan memberikan obat sesuai dengan indikasinya.

      semoga membantu ya..

      Delete

Terimakasih sudah berkunjung ke blog ini :)