Top Social

Make up saat lebaran

June 4, 2019
Saat idul fitri dimana kita bertemu banyak orang, silaturahmi dengan tetangga, saudara, teman, kerabat. Tak jarang suasana diliputi rasa haru karena tangis saling memaafkan. Disaat seperti ini terutama kaum wanita, penting engga sih dandan? Kan kalau wanita itu berhias hanya untuk suami nya ya?

Tapi kalau saya pribadi yang lebih sering cuek ini, kenapa tidak ya kita berpenampilan baik di hadapan saudara-saudara kita asakan masih dalam koridor yang diperbolehkan. Bukankah Allah juga mencintai keindahan? Atau kalau tidak, minimal kita tampil bersih di hadapan saudara kita. Kan kebersihan juga sebagian dari iman.

Untuk idul fitri sendiri biasanya saya make up natural lebih ke seadanya sih, hahaha... secara alat make-up juga mahal, mending uangnya dipake beli yang lebih urgent dan lebih berfaedah ya ngga hehehe..

Kaya gimana make up lebaran ala saya? penasaran ngga? hahaha...

ga usah lah ya, cuma gitu doang koq hehhe..

lebih baik bahas hal yang perlu diperhatikan dalam berhias, seperti dilansir dari muslimah.or.id :

Tidak diperbolehkan pula untuk berhias dengan cara yang dilarang oleh Islam, yaitu:

Menyambung rambut (al-washl)Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Allah melaknat penyambung rambut dan orang yang minta disambung rambutnya.” (Riwayat Bukhari dan Muslim)
Menato tubuh (al-wasim), mencukur alis (an-namsh), dan mengikir gigi (at-taflij)Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Allah melaknat orang yang menato dan wanita yang minta ditato, wanita yang menyambung rambutnya (dengan rambut palsu), yang mencukur alis dan yang minta dicukur, serta wanita yang meregangkan (mengikir) giginya untuk kecantikan, yang merubah ciptaan Allah.” (Riwayat Bukhari dan Muslim)

Mengenakan wewangian bukan untuk suaminya (ketika keluar rumah)Baginda nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Setiap wanita yang menggunakan wewangian, kemudian ia keluar dan melewati sekelompok manusia agar mereka dapat mencium bau harumnya, maka ia adalah seorang pezina, dan setiap mata itu adalah pezina.” (Riwayat Ahmad, an-Nasa’i, dan al-Hakim dari jalan Abu Musa al-Asy‘ari radhiyallahu ‘anhu)

Memanjangkan kukuNabi kita shallallahu ‘alaihi 
wa sallam bersabda, “Yang termasuk fitrah manusia itu ada lima (yaitu): khitan, mencukur bulu kemaluan, mencukur kumis, memotong kuku, dan mencabut bulu ketiak.” (Riwayat Bukhari dan Muslim)

Berhias menyerupai kaum lelaki“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat laki-laki yang menyerupakan diri seperti wanita dan melaknat wanita yang menyerupakan diri seperti laki-laki.” (Riwayat Bukhari). Hadits ini dinilai shahih oleh at-Tirmidzi.


semoga bermanfaat.

Tips berpuasa untuk anak kecil

Assalamualaikum..

Gimana nih shaum nya teman-teman? Ada yang si kecil nya udah ikutan shaum kah? Atau ada yang lagi belajar shaum? Atau baru dikenalin sama yang namanya shaum? Bagi dong tips nya.. saya sendiri masih pengenalan shaum ke Aro. Usia nya sekarang sudah 5 tahun. Kalau liat sebagian temen sih, ada yang anak nya udah bisa shaum walau belum full. Saya sendiri tidak mau memaksakan ke anak. Dan jujur sebenernya masih bingung pendekatan seperti apa yang pas untuk pengenalan shaum ke Aro.
Jadi kali ini mau sharing pendapat aja tentang pengenalan shaum ke anak.

1. Jelaskan shaum itu apa
Untuk pengenalan bisa di jelaskan dengan bahasa yang bisa dimengerti anak. Setelah itu baru perlahan-lahan jelaskan makna shaum itu apa, bisa lewat cerita sahabat nabi.

2. Ajarkan empati
Tunjukan kepada anak bahwa diluar sana banyak orang yang kurang beruntung, yang untuk makan aja susah. Caranya ajak sesekali anak ke jalan atau ke panti asuhan. Dengan begitu anak diajarkan atau dikenalkan rasa syukur atas apa yang dia punya. Lalu, ajak dia untuk merasakan seandainya kita ada di posisi mereka, supaya anak kita bisa belajar kasih sayang dan menyayangi orang lain,

3. Ajak sahur dan berbuka
Walaupun anak belum memulai puasa, ajak anak setiap kali kita bangun untuk sahur atau ajak anak untuk terlibat menyiapkan makanan ketika berbuka. Supaya anak terlatih dan termotivasi untuk belajar shaum.

4. Berikan hadiah
jika anak sudah mulai belajar shaum, tidak mengapa jika kita memberikan hadiah untuk usaha mereka. Namun, jelaskan kalau niat shaum mereka bukan untuk mendapatkan hadiah. Ini hanya sebagai penyemangat saja.

Ada beberapa tips lagi yang dikutip dari popmama.com :

1. Pembiasaan dengan jadwal puasa
Tips pertama yang diberikan oleh Vera Itabiliana adalah dengan melakukan pembiasaan.
Dengan terbentuknya kebiasaan berpuasa dalam keluarga, maka bukan tidak mungkin jika anak nantinya akan mencontoh prilaku atau kebiasaan tersebut.
"Untuk mengajarkan anak berpuasa adalah dengan pembiasaan. Biasakan saja anak untuk bangun sahur serta buka puasa bersama dengan suasana yang bahagia dan spesial," jelasnya pada awak media.
Perlu diingat juga, anak-anak di usia 5-7 tahun masih dalam proses pertumbuhan.
Maka dari itu, orangtua sebaiknya jangan lalai dalam memberikan gizi dan mengatur waktur istirahat yang cukup.
Meski ini hanya sekadar pelatihan, tapi sebaiknya latihan puasa ini tetap dilaksanakan dengan sungguh-sungguh.
Tujuannya, agar anak belajar bahwa sebuah pekerjaan sesulit apa pun harus dikerjakan dengan serius.

2. Memberi Penjelasan Mengenai puasa
Setelah memberikan contoh berupa kebiasaan yang dilakukan oleh keluarga, Mama juga harus memberikannya penjelasan secara detil mengenai ibadah puasa yang diwajibkan oleh agama.

"Kita harus jelaskan juga kalau puasa itu nggak boleh makan, nggak boleh minum, nggak boleh marah-marah, dan itu bagian dari kewajiban umat muslim," ujarnya lagi.

Gunakanlah kata-kata sederhana pada anak untuk menjelaskan arti puasa padanya, seperti tidak makan dan tidak minum setelah sahur sampai waktu berbuka.

Ceritakan juga apa saja yang Papa dan Mama lakukan di rumah saat berpuasa, agar anak dapat membayangkan apa yang akan terjadi.

3. Tidak memaksakan anak untuk puasa penuh
Tips terakhir, orangtua juga sebaiknya tidak memaksa anak untuk berpuasa di usia tersebut.

Pasalnya, dampak dari paksaan itu bisa berakibat pada persepsi negatif anak terhadap puasa. Biarkan keinginan puasa itu muncul dari dalam dirinya.

Meski puasa tidak diwajibkan bagi anak yang belum balig, namun melatih mereka secara bertahap bisa menjadi cara untuk menyiapkan mental dan fisiknya agar mampu berpuasa secara sempurna saat dewasa kelak.


"Jangan dipaksa, fleksibel aja, pelan-pelan sehingga anak menjalankannya juga tetap senang tanpa paksaan dan dia juga melakukannya dengan suka rela, bukan karena takut, bukan karena terpaksa," tutupnya.

Kurang lebih sama yaa tips nya.. semangaaat mommies!

Aplikasi yang digunakan saat ramadan

Tidak terasa kita sudah memasuki hari ke dua puluh. Kalian ngapain aja selama puasa? Buat seorang blogger atau content writer tentunya menulis tetap menjadi salah satu kegiatan yang tidak bisa dilewatkan.

Sekarang ini apa-apa serba gampang. Butuh ini tinggal googling, perlu itu tinggal browsing. Gimana engga enak coba? 

Nah, selama ramadan ini ada beberapa aplikasi yang sering aku pakai karena sangat membantu. Apa aja yaa..

1. Youtube
Kalo ini sih yakin pasti semua orang punya. Dari mulai anak-anak sampai orang dewasa banyak yang pake aplikasi ini buat nonton video atau sekedar liat youtubers favorite mereka. Untuk saya, youtube menjadi sangat membantu karena saya jadi bisa liat kajian yang tidak bisa saya datangi secara offline. Seperti kajian nya ustadz adi hidayat, ualstadz abdul solat, dll. Maklum, jamaah online :D

2. My Quran
Aplikasi ini saya dapatkan dari DPU Darut Tauhid. Isinya Al-quran, jadwal waktu solat yang bisa di setting dengan reminder, doa harian, dll. Sangat bermanfaat selama puasa ini karena emang kepake banget. Sebelumnya install muslim pro sih yang free, tapi notif nya suka engga sinkron jadi diganti ini deh.

3. Blogger
Aplikasi ini sebenernya udah dipake dari sebelum ramadan, tapi karena selama ramadan ini ikutan challenge dari blogger perempuan yang mengharuskan menulis rutin selama 30 hari, jadi nya memudahkan untuk membuat draft postingan sebelum di publish.

4. Canva
Aplikasi ini pasti udah terkenal dikalangan para blogger. Gimana engga coba, isinya banyak banget template kece! Membantu banget buat bikin header blog atau judul blog post. Jadi bikin judul blog post makin gercep! Thanks a lot Canva.

5. Souncloud
Pakai aplikasi sebenernya cuma buat dengerin murotal. Bisa dari youtube sih ya, tapi saya lebih suka dari soundcloud karena murotal yang lagi di hapalin nya ada di souncloud. hehehe..

6. Spotify
kalau ini sih buat dengerin musik aja hehehe... pakai aplikasi ini juga udah lama. Ada nasid juga loh jangan salah. Dan kita bisa follow artis nya.

Apalagi yaa.. kayanya ini deh yang paling sering dipake. kalau kalian aplikasi apa aja yang sering dipake selama ramadan?

Amalan Saat Puasa

Ramadan adalah bulan penuh berkah, limpahan rahmat dan ampunan Nya. Pada bulan ini tiap orang berlomba-lomba dalam kebaikan, karena pada bulan ini ibadah kita dilipatgandakan.

Kurang lebih satu bulan lamanya kita menjalankan ibadah puasa. Menahan lapar, haus dan hawa nafsu kita. Diharapkan, kebiasaan yang dibangun selama satu bulan ini bisa merubah kebiasaan dan pribadi kita menjadi lebih baik. Kalau diibaratkan handphone yang di reset ulang. Dosa-dosa kita dihapuskan berganti amalan baik siang malam.

Amalan apa saja yang bisa kita lakukan selama puasa? Banyak.

1. Tilawah quran
Memperbanyak membaca al-quran beserta terjemahnya. Sekarang ini temen-temen udah banyak yang inisiatif dengan program ODOJ (One Day One Juz) nya. Membaca quran menjadi suatu kebutuhan sehingga tidak terasa berat, karena kita memang merasa butuh.

2. Solat sunah
Merutinkan solat sunah seperti rawatib, dhuha dan qiyamul lail, atau solat tarawih.

3. Memperbanyak sodaqoh
Memperbanyak sodaqoh di bulan ramadan merupakan salah satu hal yang sangat dianjurkan. Bisa dengan memberi makan untuk orang yang berbuka puasa. Atau bisa juga ke mesjid atau panti-panti sosial yang membutuhkan.

4. Berdzikir dan berdoa
Banyak mengingat Allah dan beristigfar menjadi salah satu cara untuk mendapatkan ampunan Nya. Apalagi doa dan dzikir di bulan ramadan,

5. Mengikuti kajian
Biasanya banyak kajian yang diadakan di bulan ramadan. Dengan rutin mengikuti kajian, InsyaAllah semakin menambah wawasan kita tentang agama. Semoga kita termasuk kedalam golongan orang-orang yang dipahamkan

6. Membaca buku-buku islami
Mengisi waktu luang dengan membaca buku lebih baik daripada menahan lapar hanya dengan tertidur. Selain menambah wawasan, juga membuat ramadan tetap produktif.

Masih banyak amalan lain yang bisa dilakukan selama puasa, supaya ramadan tetap bisa produktif engga hanya tidur doang. Katanya tidur nya orang yang puasa juga berpahala. Iya sih, ya tapi masa gitu mau tidur terus. hehehe.. Ga mau kan ramadan cuma lewat gitu aja tanpa kita dapet apa-apa.. caranya, susun jadwal harian selama ramadan. Bikin target ibadah apa aja yang mau ditingkatkan.

Cerita Mudik


Tema kali ini tentang cerita mudik. Dulu kan, kalau denger cerita tentang orang-orang yang habis mudik itu selalu seru. Sayangnya orangtua saya asli Bandung, bahkan cuma beda RW! Mau mudik kemana coba hahaha.. Waktu kecil saya sempat merengek pengen mudik. Yang akhirnya berhasil diijinkan untuk ikut mudik ke kampung halaman nya tetangga, di sumedang.  Seneeeng banget. Walaupun di jalan nya mabok, hahahaha...

Walaupun zaman dulu Antapani masih banyak sawah, tapi di sumedang lebih banyak lagi! Ya iyalah ya, secara masih asri. Seneng banget main disana, sampai tragedi sendal dibawa sama anjing dan pulang dengan tangisan. Hahahaha. Tapi best moment banget waktu itu, sampai nyeletuk "nanti harus punya tempat mudik!" Dan ternyata celetukan itu didengar sama yang diatas. Hehehe.

Itu cerita "mudik" waktu kecil. Motivasi sebenernya sih biar ada yang bisa diceritain ke temen-temen sekolah selama liburan. Hahahaha..

Ternyata, Allah menjawab celetukan saya waktu itu yang pengen punya tempat mudik dengan memberikan saya pasangan orang cirebon.

Excited banget waktu pertama mau mudik. Bisa kaya orang-orang yang update status "otw mudik" sereceh itu ya keinginan saya waktu itu. Hahaha.

Packing buat mudik sehari ga kelar-kelar saking bingung nya nyortir barang yang mau dibawa. Udah bikin list padahal, tapi pas prepare tetep aja galau, ini dibawa itu dibawa. Akhirnya tetep berkoper-koper barang bawaan. Kayanya harus baca bukunya Marie Kondo ini ya, supaya bisa lebih smart pilih barang yang benar-benar diperlukan, hehehe..

Lalu tibalah saat yang dinanti...

Ternyata... mudik tidak semenyenangkan yang dikira. Jalanan macet, panas, kelelahan, dll. "Oh, jadi gini ya rasanya mudik"

Kapok ngga?

"Kapok!" Sama macetnya. Hehehe.. apalagi kalau pulang pas arus balik. Bisa pegel pantat itu karena macet -_- kalau di jalan nya lancar sih gpp sebenernya.

Tapi yang pasti, rasa capek, pegel, lelah itu kebayar kalau kita udah ngumpul sama keluarga. Disitulah esensi nya mudik. Moment ngumpul sama keluarga.

Kalian mudik ngga kemana nih? Mudik ngga tahun ini? Tiket pesawat mahal ya katanya? Semoga yang harus mudik pake pesawat bisa dimudahkan dan dilancarkan yaa..


Ramadan Saat Masa Kecil


Ramadan bulan yang sangat istimewa, menjadi salah satu bulan yang sangat ditunggu oleh umat islam. Karena didalamnya terdapat banyak kemuliaan, rahmat, dan ampunan. Menjadi jalan bagi kita untuk kembali mensucikan jiwa.

Semakin beranjak dewasa, kita mulai memahami arti penting ramadan. Beda dengan waktu kecil, dimana kita hanya tau kalau ramadan itu saatnya puasa. Menahan lapar tidak makan minum dari waktu subuh sampai waktunya berbuka. Namun begitu, tetap ada yang dirindukan dari saat itu.

Apa beberapa moment waktu kecil yang saya ingat sampai sekarang.

1. Momen menunggu adzan magrib
Walaupun saat ini adzan magrib memang yang ditunggu-tunggu tapi perasaan nya berbeda. Teringat waktu kecil, dari pagi sampe sore udah ngumpulin berbagai macam makanan untuk buka. Dan dari sore itu udah nongkrongin adzan magrib. Hahahaha.. bolak balik lihat jam, waktu jadi terasa lama sekali sampai-sampai ketiduran, dan bangun saat beberapa menit sebelum adzan. Karena langit waktu itu tampak seperti pagi hari, saya kira waktu itu saya ketiduran sampai besoknya. Dan mamah pun iseng waktu saya bilang, "Mah, engga ngebangunin. Neng engga buka sama sahur" sambil manyun dan "lulungguh" antara sadar dan engga hahahah. Lalu mamah jawab, "Naha atuh bobo na lami-lami teuing". Abis itu saya langsung baeud. Lalu beberapa mentmit kemudian terdengar suara adzan, yang ternyata itu adalah adzan magrib. Wkwkwkwk..

2. Tidak tahan godaan.
Saya lupa kejadian ini terjadi saat saya usia berapa persisnya. Yang pasti waktu itu memang belum tamat full sebulan puasa. Jadi, dulu itu ada warung disekat rumah dan baru jualan es krim. Anak kecil mana tahan coba godaan es krim hahaha.. nah, singkat cerita saya membeli es krim dengan niat untuk disimpan buat buka puasa. Tapi ternyata, waktu itu godaan es krim sungguh membahana didalam jiwa. Alhasil, itu es krim di sikat juga secara gerilya di kolong kasur. Hahahaha.. eh, ternyata es krim nya enak! Ketagihan dong saya. Lalu berangkatlah saya kembali ke warung dengan niat membeli es krim lagi. Terjadilah percakapan di warung.
N: meseeerrr...
W: mangga base me see naon?
N: Base meser es krim
W: Naha, neng teh shaum?
N: da kanggo buka ( sambil uga ege jawabnya )
W: tapi eta lambeyna bereum nya.
N: @&#^÷^=*#&$*$& Lalu ngaberetek lumpat ga jadi beli es krim

Wkwkwkwkkk..

3. Main petasan setelah kuliah subuh.
Zaman dulu kan dari sekolah suka dikasih tugas yaa buat ngisi buku amaliah ramadan, yang salah satunya menulis ceramah saat tarawih dan kuliah subuh. Kejadian ini terjadi saat setelah kuliah subuh. Biasanya saya and the gank tidak langsung pulang kerumah, tetapi main dulu keliling-keliling. Salah satunya adalah main petasan. Lol.
Berbekal sisa uang jajan, berangkatlah kami ke pasar cicaheum untuk membeli sebongkah petasan. Waktu itu kalau tidak salah saya beli yang seperti korek api. Setelah membeli petasan, kami pun mencari lokasi untuk menyalakan petasan. Lalu sampailah di kalijati yang sekarang sudah menjadi komplek perumahan. Dulu itu masih sepi, dan biasanya dipakai orang untuk jogging pagi. Singkat cerita, kami pun bermain petasan. Dan saya menyalakan petasan korek api. "Cekeeesss" lalu saya lempar petasan itu tanpa lihat kanan kiri. "Jedeeerrr" petasan itu meledak. Tidak mengenai orang sih, hanya memang cukup membuat kaget ibu-ibu yang tengah berolah raga jalan kaki. Kami pun asik bermain kembali, sampai tiba-tiba ada bapak-bapak mendatangi. "Dek, tadi nyalain petasan ya!", "Jangan main petasan ya, bahaya. Tuh, tadi si ibu kaget! Untung engga jantungan"
Dan ternyata, bapak itu adalah suami dari ibu-ibu yang kaget sama petasan yang saya lempar tadi.
Kami berlarian kocar-kacir. Semenjak itu kami memutuskan untuk tidak bermain petasan lagi. Disitu. Tapi ditempat lain. Hahaha..

Duh, ibu yang hampir kena petasan maafkan saya yang dulu ya bu. *semoga si ibu baca*

Masih banyak moment yang membuat saya ketawa geli kalau diingat kembali. Waktu colek-colek kue pas bantuin mamah bikin kue yang kalau diingat kembali koq bisaa yaa dulu saya kaya gitu. Hahaha..

Tapi ya itulah, harap dimaklum namanya juga anak kecil. Hahaha.

Tiga cerita diatas bisa dibilang best of the best nya lah, hahahaha... lain kali saya cerita lagi yang lainnya yaa..

Kalau kamu gimana? Apa yang diingat saat ramadan waktu kecil?

Perbedaan Zakat Infaq dan Shadaqah

Memasuki hari-hari terakhir ramadan, semoga kita semakin semangat beribadah. Mengisi malam-malam terakhir dengan memperbanyak amal soleh semoga menjadi jalan bagi kita semua untuk bisa mendapatkan rahmat dan magfirah Nya. Aamiin..

Salah satu nya yaitu dengan memperbanyak infaq dan sodaqoh. Lalu di penghujung ramadan juga kita berkewajiban menunaikan zakat fitrah.

Masih bingung dengan perbedaan ketiganya? Saya coba rangkumkan sedikit ya, berdasarkan yang saya baca dari beberapa sumber.

ZAKAT
>Mengambil sebagian harta dengan ketentuan tertentu untuk diberikan kepada kelompok tertentu.
> Sejumlah harta yang wajib dikeluarkan untuk diberikan kepada kelompok yang berhak menerimanya.
Contoh: zakat fitrah

INFAQ
>Berasal dari kata anfaqa yang berarti mengeluarkan sesuatu (harta) untuk kepentingan sesuatu.
>Mengeluarkan sebagian harta atau pendapatan untuk satu kepentingan yang diperintahkan oleh ajaran islam.

Shadaqah
>Berasal dari kata shadaqa yang  berarti benar.
> Pemberian sukarela yang dilakukan oleh seseorang kepada orang lain.

Perbedaan ketiganya:
1. zakat, sifatnya wajib dan adanya ketentuan/batasan jumlah harta  yang harus zakat dan siapa yang boleh menerimanya.
2. infaq, sumbangan sukarela atau seikhlasnya (materi)
3. shadaqah, lebih luas dari infaq, karena yang disedekahkan tidak terbatas pada materi saja.

Gimana nih temen-temen, udah tercerahkan belum? Semoga engga bingung lagi yaa dengan perbedaan ketiganya.  Mengingat sebentar lagi idul fitri, berarti yang harus ditunaikan adalah zakat fitrah. Siapa saja yang berhak menerima zakat fitrah? Ada 8 golongan, diantaranya:

  1. Fakir (orang yang tidak memiliki harta)
  2. Miskin (orang yang penghasilannya tidak mencukupi)
  3. Riqab (hamba sahaya atau budak)
  4. Gharim (orang yang memiliki banyak hutang)
  5. Mualaf (orang yang baru masuk Islam)
  6. Fisabilillah (pejuang di jalan Allah)
  7. Ibnu Sabil (musyafir dan para pelajar perantauan)
  8. Amil zakat (panitia penerima dan pengelola dana zakat)
Sekarang ini banyak lembaga yang menerima titipan zakat untuk disaluran kepada yang membutuhkan, jadi semakin memudahkan kita untuk menunaikan zakat dan jangkauan nya pun bisa lebih luas di berbagai daerah. 

Jadi, jangan lupa tunaikan zakatnya yaa..