Top Social

BPN #5 | Tentang Media Sosial

November 25, 2018

BPN30 day-5

Zaman sekarang siapa sih yang engga main socmed a.k.a sosial media. Teknologi udah makin canggih, banyak aplikasi yang diciptakan tidak lagi hanya untuk sekedar berkomunikasi tapi juga untuk berbagi. Berbagi informasi, pengalaman, dalam bentuk tulisan atau gambar.

Namun tidak bisa dipungkiri, kemajuan teknologi ini belum dibarengi dengan bijaknya penggunaan sosmed. Tidak sedikit perilaku buruk bahkan kejahatan bermula dari sosmed. Orang-orang semakin baper-an tatkala message atau komen nya disalah satu sosmed belum dibalas.

(Baca: Bijak Menggunakan Socmed)

Apa saja yang perlu diperhatikan ketika ber-sosmed?

1. Jaga Privacy
Tidak memposting hal-hal pribadi atau informasi penting yang bisa memancing kejahatan. Orang zaman sekarang banyak yang pinter keblinger, ada aja akalnya kalau buat niat jahat. Karena itu jangan pernah membagikan hal-hal yang sensitif di sosial media yang bisa dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

2. No HOAX
Saat ini sudah ada UU ITE untuk penebar berita hoax. Seperti dilansir dari berita Viva.co.id bahwa:

"Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto, menuturkan orang yang menebarkan informasi palsu atau hoax di dunia maya akan dikenakan hukum positif."
Hukum positif yang dimaksud adalah hukum yang berlaku. Maka, penebar hoax akan dikenakan KUHP, Undang-Undang No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Undang-Undang No.40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, serta tindakan ketika ujaran kebencian telah menyebabkan terjadinya konflik sosial.
3. Hindari Konflik
Menghindari konflik dengan tidak memposting hal-hal berbau SARA, karena bisa mengundang perpecahan.

4. Hindari Pornografi
Banyak banget kan kasus pemerkosaan yang terjadi akhir-akhir ini. Ngeri ngga sih dengernya?
Kalau baca atau nonton berita tentang perkosaan kadang menjadi perdebatan, siapa yang salah? Bukan mencari kambing hitam sih maksudnya. Wanita jelas jadi korban, belum pernah denger kan ada laki-laki diperkosa oleh emak-emak? wkwkwk..
Karena memang laki-laki disuruh untuk menjaga pandangannya. Dan wanita, yuk bantu para lelaki juga untuk bisa menahan pandangannya dengan cara menjaga aurat kita dengan menutupnya dan tidak memamerkannya di socmed. Mari kita saling membantu untuk bisa menjaga kehormatan masing-masing.

5. Dampingan Orang Tua
Untuk orangtua supaya selalu mendampingi anak-anaknya ketika menggunakan sosial media. Berikan mereka pemahaman mana yng boleh mana yang tidak boleh. Berikan mereka kasih sayang dan penghargaan sehingga kebutuhan psikologi mereka terpenuhi sehingga mereka tidak mencari penghargaan itu di sosial media. Batasi penggunaan gadget untuk anak dibawah umur.

Yuk, mulai sekarang kita bijak ber-sosmed, dan jangan gampang baper ya..

Salam Sosmed positif.

BPN #4 | Alasan Bergabung di Blogger Perempuan Network

November 24, 2018

BPN30 day #4

Kenapa Blogger Perempuan Network?

Sebenarnya saya mulai nge-blog itu kalau ngga salah sekitar 2009 deng bukan 2012, blog pertama yang dibikin karena tugas kuliah "Pengantar Teknologi Informasi". Masih inget isi blog nya itu tentang pengenalan teknologi informasi, penjelasan istilah-istilahnya. Plek ketiplek dapet copas dari googling blog orang. Hahaha. Dulu kan ga tau menau tentang plagiariasme atau pun mencantumkan credit di blog. Hehehe.

Lalu setelah itu niat blogging, mulai blogwalking ke banyak blog tapi belum mulai ikut komunitas. lalu ada teman yang mengenalkan komunitas blogging. Terus daftar, tapi masih sebatas kepo-kepo gimana sih dunia per-blogging-an, edit-edit template blog, pasang widget macem-macem, tapi nulis blog nya belum hahaha.

Baru deh awal 2015an mulai ingin konsisten nulis blog, dan nemu Komunitas Blogger Perempuan. 

Setelah gabung, eh betah. Kenapa betah?

Ini dia alasannya kenapa betah di Blogger Perempuan Network:

1. Gender
Ya, karena semua anggota nya perempuan. Jadi tidak perlu canggung kalau mau berbagi tulisan yang ber-bau curcol di komunitas.

2. Start Awal Blog
Karena Blogger perempuan terbentuk di tahun 2015. Jadi bergabung di awal itu kaya nonton film dari awal, tau gimana awal ceritanya. 

3. Networking 
Blogger perempuan network menurutku memiliki networking yang luas, terbukti dengan banyak nya  kerjasama event.

4. Newbie
Karena di blog perempuan juga banyak yang masih pendatang baru di-dunia blogging, jadi berasa punya temen senasib, hehehe.

5. Banyak Info Lomba
Buat blogger yang menulis tak hanya sekedar untuk menyalurkan hobby, tapi juga mencari sumber penghasilan. Info-info lomba sangatlah penting. Untuk blogger yang sudah profesional, mengikuti lomba membuka peluang penghasilan yang lumayan, sedangkan untuk blogger newbie seperti saya yang masih belum pede untuk ikutan lomba, bisa jadi ajang latihan menulis dan uji mental hahaha.

Masih banyak sih alasan kenapa bergabung di Blogger Perempuan Network dan kenapa betah di komunitas ini, tapi alasan diatas juga cuku mewakili. Hehehe..

kalau kalian, ikutan komunitas apa aja nih?

BPN #2 | Tema Blog yang Disukai

November 21, 2018

BPN challenge day-2

Jika berbicara tentang tema, topik, atau Niche blog, sebenernya tema apapun saya baca, entah itu lifestyle, beauty, parenting, atau tema makanan pun saya baca, selama penyampaian konten nya menarik. Misalnya si A, isi blog nya gado-gado, semua ada, tapi karena gaya penyampaian nya asik, pemaparan nya jelas, saya betah aja bacanya. Mau dia bahas politik sekalipun, bahasa nya selalu menarik.

Tapiii.. kalau ditanya mana yang paling disukai, ada tiga tema yang paling saya sukai. Apa aja?

BPN #1 | 5 Manfaat Menulis Blog

November 20, 2018

Yeay, ini hari pertama ikutan BPN Challenge. Jadi Blogger Perempuan Network ngadain 30 days challenge buat nge-blog. Pas baca info nya langsung excited, kebetulan banget nih pengen rutin nulis blog lagi. Jadi, challenge nya itu setiap hari kita harus bikin satu blogpost yang tema nya udah ditentuin, selama 30 hari. Seru kan! doakan saya konsisten yaa..

Writer's Block

February 17, 2017
Waktu menunjukkan pukul 12.40 a.m saat saya menulis postingan ini. Sudah lebih dari satu Minggu pikiran saya buntu. Tidak bisa menulis sama sekali. Sebenarnya banyak yang ingin saya tulis tapi tak satu kata pun yang berhasil saya tuangkan. Disatu sisi saya bingung apa yang akan saya tulis terlebih dahulu padahal saya ingin berbagi banyak hal. Sementara disisi lain saya tiba-tiba takut. Saya takut menulis sesuatu yang sebenarnya bukan saya. Pencitraan. Saya takut di cap sok tahu, sok pintar ketika ada teman yang membaca tulisan saya. Padahal kan ngga ada yang nyeletuk "ih nisa sok tahu banget ya!". Gak ada sama sekali.
Ah ada apa dengan saya?!?!?!
Writer's block kah saya???
Entahlah.
Sebelumnya saya juga pernah mengalami kehilangan mood untuk menulis. Tapi tidak seperti sekarang ini.
Saya mencoba berpikir setelah ada yang mem-booster semangat saya untuk kembali menulis.
"Coba luruskan kembali niat"
Saya bertanya pada diri sendiri, untuk apa saya menulis?
Entahlah.
Untuk apa ya saya menulis?
Yang saya tahu, ketika saya ingin menyampaikan sesuatu yang saya sulit untuk mengungkapkan nya secara lisan maka tulisan menjadi penyelamat saya.
Yang saya tahu, saya merasa nyaman menyampaikan sesuatu lewat tulisan. Mungkin karena saya termasuk orang yang cukup introvert.
Yang saya tahu, saya senang berbagi, menyemangati orang lain lewat apa yang saya tulis.
Lalu apa yang salah dengan saya?
...........................................
Tidak ada.
Mungkin saya hanya perlu me-refresh kembali pikiran dan badan saya.
Semoga saya bisa segera menulis kembali.
Hey, bukankah saat ini saya sedang menulis?
Hahahaha...
Ternyata solusi menghadapi situasi seperti ini adalah...
Tulis saja semua yang ingin kamu tulis. Perasaan dan pikiran yang terlintas. Biarkan semua mengalir dengan sendirinya.
Selamat menemukan kembali semangat untuk menulis!
"Tetap luruskan kembali niat"
Good night!

Pacu Pertumbuhan Tinggi Badan Anak

February 5, 2017


Ini kali pertama saya mengikuti acara share with Lim yang diadakan oleh RSIA Limijati. Bincang seru kali ini adalah tentang "Pacu Pertumbuhan Tinggi Badan Anak" bersama Novina dr.Sp.A,M.Kes dan Abdullah Firmansyah Dr.Sp.GK,M.Kes


Apakah tinggi badan anakku normal?

6 Cara Menutrisi Jiwa dan Hati

February 3, 2017

Assalamualaikum...

Jum'at Mubarak...

Setiap hari kita makan dan minum, memenuhi kebutuhan nutrisi raga kita setiap hari. Kita begitu takut kalau-kalau nanti tubuh kita sakit. Aktifitas kita terganggu atau bahkan tidak bisa beraktifitas sama sekali. Apalagi melihat penyakit jaman sekarang banyak sekali yang sangat dipengaruhi oleh pola makan dan gaya hidup. Kita sibuk memfilter makanan apa yang masuk kedalam tubuh namun kita lupa bahwa bukan hanya raga kita yang memerlukan asupan nutrisi tapi jiwa kita juga memerlukannya. Jiwa kita hati kita juga memerlukan nutrisi. Dan kita juga harus memenuhi haknya dengan memberi asupan ruhani untuk jiwa kita.